Pengaruh Edukasi Flyer Terhadap Pengetahuan Ibu Mengenai Penanganan Kejang Demam Balita Usia 1-5 Tahun Di RSUD Pademangan Jakarta

Mariyani Mariyani* -  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara, Indonesia
Lasma Sinurat -  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara, Indonesia

ABSTRACT

 

UNICEF estimates that approximately 12 million children die each year from febrile seizures. The long-term impact of febrile seizures itself can result in physical disabilities in children, mental disabilities, behavioral disorders, and even death. Some errors related to the handling of febrile seizures were made by mothers due to lack of knowledge about the management of febrile seizures. A preliminary study conducted on 10 people found that 80% said they did not know how to deal with seizures in children, and 20% said they knew how to deal with febrile seizures in children because they often paid attention to education at the posyandu. Knowing the effect of flyer education on mother's knowledge about handling febrile seizures in toddlers. Quasy experimental with Case Control research type. The sample in this study were all mothers who had children with febrile seizures aged 1-5 years as many as 40 people (20 as cases and 20 people as controls), the sampling technique was total sampling. Based on the characteristics of the respondents, most of them are 20-35 years old, have secondary education and are housewives. The existence of flyer education has an effect on mother's knowledge about handling febrile seizures in children under five (p value < 0.05). The existence of flyer education has an effect on mother's knowledge about handling febrile seizures in toddlers.

 

Keywords : Flyer Education, Knowledge, Febrile seizure

 

ABSTRAK

 

UNICEF memperkirakan kurang lebih 12 juta anak meninggal dunia setiap tahunnya karena kejang demam. Dampak jangka panjang dari kejang demam itu sendiri dapat mengakibatkan cacat fisik pada anak, cacat mental, gangguan perilaku, bahkan bisa sampai meninggal. Beberapa kesalahan terkait penanganan kejang demam yang dilakukan oleh ibu karena kurangnya pengetahuan mengenai penanganan kejang demam. Studi pendahuluan yang telah dilakukan terhadap 10 orang didapatkan 80% mengatakan kurang tahu cara mengatasi kejang-kejang pada anak, dan 20% mengatakan tahu cara mengatasi kejang demam pada anak karena sering memperhatikan edukasi di posyandu. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi flyer terhadap pengetahuan  ibu mengenai penanganan kejang demam balita. Quasy eksperimental dengan jenis penelitian Case Control. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak dengan kejang demam usia 1-5 tahun sebanyak 40 orang (20 orang sebagai kasus dan 20 orang sebagai kontrol), teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Berdasarkan karakteristik responden sebagian besar umur 20-35 tahun, pendidikan menengah dan ibu rumah tangga. Adanya berpengaruh edukasi flyer tehadap pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada Balita (p. value < 0,05). Adanya berpengaruh edukasi flyer tehadap  pengetahuan ibu tentang penanganan kejang demam pada Balita.

 

Kata kunci: Edukasi Flyer, Pengetahuan, Kejang demam

 

  1. Arifuddin, A. (2016). Analisis Faktor Risiko Kejadian Kejang Demam di Ruang Perawatan Anak RSU Anutapura Palu. 2(2), 13.
  2. Astuti, D. K., Rasyid, Z., & Purba, C. V. G. (2019). Determinan Kejadian Kejang Demam pada Balita di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Mulia Pekanbaru. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 3, No.1, 1–6. https://doi.org/10.7454/epidkes.v3i1.2108
  3. Dinas Kesehatan DKI Jakarta. (2020). Profil Kesehatan DKI Jakarta 2017. DKI Jakarta: Dinkes DKI Jakarta
  4. Hamaad, W. A., Hassan, W., & Alseraty, H. (2019). Impacts of seizure care simulation intervention on mothers’ of epileptic children efficiency, believes, anxiety and seizure care. American Journal of Nursing Research, 7(3), 293–300. https://doi.org/10.12691/ajnr-7-3-9,2
  5. Khayati, F. N., Nabilla, N., & Suparti, S. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Lembar BalikTerhadap Tingkat Pengetahuan Orangtua Tentang Perkembangan Anak Kejang Demam. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 2, No.1, 1–8
  6. Legg, K. T., & Newton, M. (2017). Counselling adults who experience a first seizure. Seizure, 49, 64–68. https://doi.org/10.1016/j.seizure.2016.09.012
  7. Labir, K., Sulisnadewi, N. L. K., & Mamuaya, S. (2018). Pertolongan pertama dengan kejadian kejang demam pada anak. Journal Nursing, 1–7. Retrieved from http://poltekkes-denpasar.ac.id/files/Jurnal Gema Keperawatan/Desember 2014/Artikel Ketut Labir dkk,.pdf. Diakses tanggal 25 Desember 2022
  8. Notoaatmodjo, S. (2018). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.)
  9. Nurwijayanti Andriyani Mustika, (2020). Hubungan Frekuensi Rawat Inap Pada Balita Kejang Demam dan Pendidikan Orang Tua Dengan Penangganan Kejang Demam Jurnal Gawat Darurat Volume 2 No 2 Desember 2020, Hal 75-84
  10. Ngastiyah. (2017). Perawatan anak sakit. Edisi 2. Jakarta: EGC
  11. Ratih Dwilestari, dkk, (2021). Pengaruh Edukasi Flyer Terhadap Pengetahuan Ibu Mengenai Penanganan Kejang Demam Di Posyandu Balita Kenanga Dusun Sanggrahan Karanganyar. Ratih Dwilestari, dkk…, Jurnal Kesehatan Madani Medika, Vol 12, No 01, Juni 2021 (Hal : 131 - 137 )
  12. Resti, H. E., Indriati, G., & Arneliwati, A. (2020). Gambaran Penanganan Pertama Kejang Demam Yang Dilakukan Ibu Pada Balita. Jurnal Ners Indonesia, 10(2), 238. https://doi.org/10.31258/jni.10.2.238-248
  13. Regina Putri, D. (2017). Askep dengan Kejang Demam. Journal Nursing, (45), 39.
  14. Ridha, H., N. (2017). Buku Ajar Keperawatan Anak. Yogyakarta: Pustaka pelajar.
  15. Ronald, H. (2017). Pertolongan Pertama. Kesehatan, 1–24. Retrieved from http://file.upi.edu/Direktori/Fpok/Jur._Pend._Kesehatan_&_Rekreasi/Prodi._Keperawatan/197011022000121Hamidie_Ronald_Daniel_Ray/Bahan_ Kuliah/pertolongan_pertama.pdf. Diakses tanggal 5 Desember 2021
  16. Sofyan, I., D, P. P., Dwi, W. P., Irawan, M., & Setyo, H. (2016). Penatalaksanaan Kejang Demam, 25.
  17. Setiawati, (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Penanganan Kejang Demam Terhadap Self Efficacy Ibu di Rumah Sakit Dkt Tk Iv 02.07.04 Kota Bandar Lampung. Malahayati Nursing Journal, P- ISSN: 2655-2728 E-ISSN: 2655-4712 VOLUME 2, NOMOR 3 JULI 2020] HAL 458-468
  18. Sudarmoko, dr., Arief, D. (2017). Pegangan Wajib Kesehatan Balita. Yogyakarta: Gelar.
  19. Tindaon, R. L. (2017). Pengaruh Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Melalui Media Leaflet Dan Videp Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Paparan Pornografi Di SMP Negeri 1 Sidamanik Kec. Sidamanik Kab. Simalungun Tahun 2016. JUMANTIK, 3, No.1, 44–64.
  20. Utami Puji, (2021). Pengaruh Edukasi Flyer Terhadap Pengetahuan Ibu Mengenai Penanganan Kejang Demam di Posyandu Balita. Jurnal Kesehatan Madani Medika, Vol 12, No 01, Juni 2021 (Hal : 131 - 137 )
  21. Wahyudi, W. T., Riiyani, & Elllya, R. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Penanganan Kejang Demam Pada Balita Sebelum Dirawat Di Rumah Sakit Ahmad Yani Metro. Malahayati Noursing Journal, 1, No.1, 69–80
  22. Wiharjo, A. O. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Orangtua Pertolongan Pertama Kejang Demam Pada Anak Usia Balita di Ruang Aster Rsud Kota Bogor di Ruang Aster Rsud Kota Bogor. Jurnal Ilmiah Wijaya Volume 11 Nomor 2, Juli-Desember 2019. Hal 59 - 70; website : www.jurnalwijaya.com;ISSN : 2301-4113.