HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP KETAHANAN KARDIORESPIRASI DIUKUR DARI VO2MAX PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI

Ringgo Alfarisi, Prayoga Perdana

Sari


Latar Belakang : Ketahanan kardiorespirasi adalah kapasitas maksimal untuk menghirup, menyalurkan dan menggunakan oksigen. Kualitas daya tahan paru-jantung dinyatakan dalam VO2max dan merupakan salah satu komponen dari kebugaran jasmani. Indikator kesehatan yang harus diperhatikan selain kebugaran jasmani adalah berat badan ideal. Berat badan normal orang dewasa biasanya dinilai dari indeks massa tubuh.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan ketahanan kardiorespirasi diukur dari VO2max dengan metode Harvard Step Test pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2016.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 107 orang. Cara pengambilan sampel dengan tekniksimple random sampling. Analisis data bivariat yang digunakan adalah uji korelasi Spearman.
Hasil : Hasil perhitungan didapatkan nilai korelasi Spearman = -0,431 dan nilai p= 0,000. Hal ini berarti ada hubungan negatif antara IMT dengan Ketahanan kardiorespirasi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2016.
Kesimpulan : Ada hubungan IMT terhadap ketahanan kardiorepirasi diukur dari VO2max dengan metode Harvard Step Test pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2016.


Kata Kunci


Indeks Massa Tubuh (IMT), ketahanan kardiorespirasi, VO2max

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.33024/.v4i2.773

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##



Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.