Hubungan Pengetahuan tentang Pencegahan Ulkus Diabetik dengan Sikap Perawatan Ulkus Diabetik pada Penderita Diabetes Mellitus di RW 04 Jatijajar Kota Depok

Alivio Septyani Sri Cahyo, Nadirahilah Nadirahilah

Sari


ABSTRACT

 

Diabetic ulcers are wounds in people with diabetes mellitus that involve disorders of the peripheral nerves and autonomic nerves. Lack of information about the dangers of diabetic ulcers causes low knowledge and actions of foot care in people with diabetes mellitus. This study aims to determine the relationship between knowledge about the prevention of diabetic ulcers with the attitude toward handling diabetic ulcers in people with diabetes mellitus in the RW 04 Kelurahan Jatijajar, Depok city. This research is quantitative research with an analytical descriptive design with a cross-sectional approach. The sample in this study was 60 respondents with diabetes mellitus. The sampling technique used is purposive sampling with a non-probability sampling method. Data analysis used a chi-square statistical test (<0.05). The study found that the frequency distribution of knowledge about preventing diabetic ulcers was in the sufficient category of 32 respondents (53.3%), both as many as 12 respondents (20%), and less than 16 respondents (26.7%). Attitudes towards treating diabetic ulcers showed that respondents who 33 people (55.0%) had a positive attitude, and 27 respondents (45.0%) had a negative attitude. The results showed no relationship between knowledge of diabetic ulcer prevention and attitudes towards diabetic ulcer care in the community of RW 04, Kelurahan Jatijajar, Tapos Depok (p-value 0.298). Suggestions for the nursing profession to continue to make promotive or preventive efforts to the public regarding knowledge of prevention and treatment of diabetic ulcers.

 

Keywords: Knowledge, Prevention, Diabetic Ulcer, Attitude, Treatment

 

ABSTRAK

 

Ulkus diabetik adalah luka yang terjadi pada pasien diabetes melitus, yang melibatkan gangguan pada saraf perifer dan otonom. Informasi yang kurang tentang bahaya ulkus diabetik menyebabkan rendahnya pengetahuan dan tindakan perawatan kaki penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan tentang pencegahan ulkus diabetik dengan sikap perawatan ulkus diabetik pada penderita diabetes melitus di wilayah RW 04 kelurahan jatijajar kota depok. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 60 responden penderita diabetes mellitus dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling metode non probability sampling. Analisa data menggunakan uji statistik chi-square (<0,05). Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi pengetahuan tentang pencegahan ulkus diabetik pada kategori cukup cukup 32 responden (53,3 %), baik sebanyak 12 responden (20 %), dan kurang  16 responden (26,7%),  Sikap perawatan ulkus diabetik menunjukkan bahwa responden yang memiliki sikap positif 33 orang (55,0 %), dan responden yang memiliki sikap negatif sebanyak 27 orang (45,0 %). Tidak ada hubungan antara pengetahuan pencegahan ulkus diabetik dengan sikap perawatan ulkus diabetik pada masyarakat RW 04 Kelurahan Jatijajar Tapos Depok (p-value 0,298). Saran bagi profesi keperawatan tetap melakukan upaya promotif atau preventif terhadap masyarakat mengenai pengetahuan pencegahan dan perawatan ulkus diabetik.

 

Kata Kunci: Pengetahuan, Pencegahan, Ulkus Diabetik, Sikap, Perawatan 


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Suriadi. (2014). Perawatan luka diabetik. Edisi I.

Tambunan, M. (2015). Perawatan Kaki Diabetes, Dalam Soegondo, S., Soewondo,P., Subekti, I., Eds-2. Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu, FKUI.

Tohardi, D. ahmmad. (2019). buku ajar pengantar metodologi penelitian sosial +plus.

Trisnadew, N. W. (2018). Gambaran Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus (DM) Dan Keluarga Tentang Manajemen DM Tipe 2. BMJ, Vol 5 No 2.

Ulfa Husnul Fata. (2020). Pengetahuan Dan Sikap Tentang Perawatan Kaki Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus. Keperawatan, vol.12.

Waspadji, S. (2015). Diabetes Melitus, Penyulit Kronik dan Pencegahannya.

Yeni Setyorini. (2014). Edukasi Perawatan Kaki Melalui Media Guidance Motion Picturedan Leafletterhadap Perilaku Perawatan Kaki Non Ulkus Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Loceret. Vol. 3 No. https://doi.org/https://doi.org/10.20473/




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i1.9154

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Creative Commons License

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License