Analisis Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kesediaan Warga Dalam Melakukan Vaksinasi Covid-19 Di Kelurahan Sukamaju Baru Kecamatan Tapos Kota Depok

Khofifah Indriyani* -  Universitas nasional, Indonesia
Susanti Widiastuti -  universitas nasional, Indonesia
Diah Argarini -  universitas nasional, Indonesia

Supp. File(s): Instrumen Riset Instrumen Riset

ABSTRACT

 

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by the Severe Acute Respiratory Sydome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) virus which was first discovered in wuhan, the People's Republic of China. This virus has caused a dramatic loss of human life worldwide. . Based on genomic analysis of the SARS-CoV2 virus, phylogenetically this virus is very similar to the severe acute respiratory syndrome-like or SARS-like bat. Therefore, bats are declared as the main reservoir of the virus with the Covid-19 vaccination having to be given twice. At the time of the first vaccine injection, the amount of antibodies given to neutralize the virus was still very low. So that if a second injection of the vaccine is not given, it can trigger asymptomatic or asymptomatic infections. This study uses a quantitative method with a Cross Sectional approach. Sampling using lift and measuring instruments using questionnaires and the data obtained will be analyzed univariately and bivariately using the Chi Square test. Research Results: The results of this study indicate that the P value is 0.000 0.05, meaning that there is a relationship between knowledge and the willingness of residents to carry out Covid-19 vaccination in Sukamaju Baru Village, Tapos District, Depok City, the P value is 0.000 0.05, meaning that there is a relationship between attitude and the willingness of residents to vaccinate Covid-19 in Sukamaju Baru Village, Tapos District, Depok City. There is a relationship between knowledge and attitude with the willingness of citizens to vaccinate against Covid-19 with adults and the elderly.

 

Keywords : Covid-19, Knowledge, Attitude, Availability of Covid-19 Vaccination

 

ABSTRAK

 

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) Merupakan Penyakit Menular yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Sydome Coronavirus-2(SARS-CoV-2) pertama kali ditemukan di wuhan,Republik rakyat Tiongkok.Virus ini menyebabkan hilangnya nyawa manusia secara dramatis di seluruh dunia. Berdasarkan analisis genomik virus SARS-CoV2 secara filogenetik virus ini mirip sekali dengan kelelawar severe acute respiratory syndrome-like atau SARS-like. Oleh karena itu, Kelelawar dinyatakan sebagai reservoir utama dari virus dengan Vaksinasi Covid-19 harus di berikan sebanyak dua kali.pada saat penyuntikan vaksin yang pertama, jumlah antibodi yang diberikan guna untuk menetralkan virus masih sangat rendah. Sehinnga jika tidak diberikan penyuntikan vaksin yang ke dua, dapat memicu infeksi tanpa gejala atau asimptomatik, Sehingga menyebabkan munculnya varian Covid-19 yang mengalami mutasi yang lebih resisten terhadap antibodi yang baru terbentuk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan angkat dan alat ukur menggunakan kuisioner dan data yang diperoleh akan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Squre. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa P value sebesar 0,000 ≤ 0,05, berarti adanya hubungan pengetahuan dengan kesediaan warga dalam melakukan vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Sukamaju Baru Kecamatan Tapos Kota Depok, nilai P value sebesar 0,000 ≤ 0,05, berarti adanya hubungan sikap dengan kesediaan warga dalam melakukan vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Sukamaju Baru Kecematan Tapos Kota Depok. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kesediaan warga melakukan vaksinasi Covid-19 dengan usia dewasa dan lansia.

 

Kata kunci : Covid-19, Pengetahuan, Sikap, Kesediaan Vaksinasi 

Supplement Files

  1. Ahman, N. E., Tyas, A. W., & Nadhilah, A. (2021). Hubungan Pengetahuan Tentang Covid-19 Terhadap Sikap Stigma Masyarakat Pada Orang Yang Bersinggungan Dengan Covid-19. Share : Social Work Journal, 10(2), 209. Https://Doi.Org/10.24198/Share.V10i2.2961 4
  2. Ding, Xun, Jia Xu, Jun Zhou, and Qingyun Long. (2020). “Since January 2020 Elsevier Has Created a COVID-19 Resource Centre with Free Information in English and Mandarin on the Novel Coronavirus COVID- 19 . The COVID-19 Resource Centre Is Hosted on Elsevier Connect , the Company ’ s Public News and Information .” (January).Kemenkes RI, (2021). Penjelasan Virus Corona. Jakarta : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses di https://www.kemkes.go.id.
  3. Fajrin, D. H. (2020). Geliat Dunia Kesehatan Indonesia Di Masa Pandemi Covid-19. Cv. Adanu Abimata. Indramayu, 91-92
  4. Han Y, Yang H (2020), The Transmission and Diagnosis 0f 2019 novel coronavirus infection disease(COVID- 19). Chinese perspective.J Med Virol. Published online March 6 DOI: 10.1002/jmv.25749.
  5. Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19), Kemeterian Kesehatan RI, Jakarta
  6. Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
  7. Notoatmodjo S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. 2nd ed. Jakarta: Rineka Cipta.
  8. Permenkes RI Nomor 84 Tahun. (2020). Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Jakarta.
  9. Perpres RI Nomor 99 Tahun 2020. Tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemt Coroiva Virus Disease 2019 (COVID- 19). Jakarta.
  10. Ritunga, I., Lestari, S. H., Santoso, J. L., Effendy, L. V., Siahaan, S. C. P. T., Lindarto, W. W., ... & Monica, T. (2021). Penguatan Program Vaksinasi Covid-19 Di Wilayah Puskesmas Made Surabaya Barat. Jurnal Abdinus: Jurnal Pengabdian Nusantara, 5(1), 45-52
  11. Sari, I. P., & Sriwidodo, S. (2020). Perkembangan Teknologi Terkini Dalam Mempercepat Produksi Vaksin Covid-19. Majalah Farmasetika, 5(5), 204-217.
  12. Sutriyawan, A., & Hidayatulloh, R. (2021). Factors Related To Public Acceptance Of The Covid 19 Vaccine. International Journal Of Clinical Science And Medical Research, 1(2), 41-45.
  13. Tamara, T. (2021). Gambaran Vaksinasi Covid- 19 Di Indonesia Pada Juli 2021. Medical Profession Journal Of Lampung, 11(1), 180- 183.
  14. Tasnim, T. (2021). Persepsi Masyarakat Tentang Vaksin Covid-19 Di Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Yayasan Kita Menulis.
  15. Wawan dan Dewi. (2017). Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
  16. Wilianarti, P. F., & Wulandari, Y. (2021). Optimalisasi Peran Kader MenggunakanPeer Group Education Dalam Meningkatkan Cakupan Vaksinasi Covid- Nelly Nugrawati1*, Muhammad Qasim2, Ayu Wijaya3, Andi Muhammad Adam4, Nur Ekawati5, Asnuddin6 1-5STIKES Amanah Makassar 6SITKES Muhammadiyah Sidrap.
  17. World Health Statistics. (2015). World Health Organization; 2015.
  18. Xia, Y. et al. (2021) ‘Impact of the COVID-19 pandemic on intention to use traditional Chinese medicine: A cross-sectional study based on the theory of planned behavior’, Journal of Integrative Medicine. doi: 10.1016/j.joim.2021.01.013.
  19. Zhu, Na et al. (2020). “A Novel Coronavirus from Patients with Pneumonia in China, 2019.” New England Journal of Medicine 382(8): 727–33