Hubungan Edukasi Proses Penyembuhan Luka dengan Level Ansietas terhadap Pasien Pasca Operasi Debridement

Jenny Saherna* -  Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
Yurida Olviani -  Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
Dessy Hadrianti -  Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
Dewi Rianty -  Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia

ABSTRACT

 

Education about the wound healing process is the main component of basic nursing intervention in helping to reduce anxiety levels in post-operative debridement, in this case, it is necessary to evaluate the patient’s understanding in receiving the information that has been conveyed by the nurse, so that the goal of reducing anxiety levels can be realized. Anxiety is one of the triggers for instability of vital signs which has an impact on the wound healing phase. The aim of the research was to look at the relationship between education on the wound healing process and the level of anxiety in patients after debridement surgery. This research is quantitative, non experimental, using cross-sectional with purposive sampling method and spearman rank correlation test analysis, a total of 73 respondents with data collection through questionnaires. The result showednthat respondents with no anxiety were 1 person (1.4%), mild anxiety were 17 people (23.3%), moderate anxiety were 42 people (57.5%), severe anxiety were 10 people (13.7%), very severe anxiety as many as 3 people (4.1%). The conclusion resulting from data analysis was asymp. Sig. (2-Tiled) P = 0.007, P < 0.005, there is a significant relationship between understanding and anxiety level in post-operative debridement patients.   

 

Keywords: Education, Wound Healing, Anxiety, Post-Operative Debridement

 

 

ABSTRAK

 

Edukasi tentang proses penyembuhan luka merupakan komponen utama dasar intervensi keperawatan dalam membantu penurunan level ansietas pada pasien pasca operasi debridement, dalam hal ini diperlukan evaluasi pemahaman pasien dalam menerima informasi yang telah disampaikan oleh perawat, agar tujuan penurunan level anisetas dapat terealisasi. Ansietas salah satu pemicu ketidakstabilan tanda-tanda vital yang berdampak terhadap fase penyembuhan luka. Tujuan penelitan melihat hubungan edukasi proses penyembuhan luka dengan level ansietas terhadap pasien pasca operasi debridement. Penelitian ini kuantitatif, jenis non eksperimental, menggunakan cross-secstional dengan metode purposive sampling dan analisis uji korelasi spearman rank, total 73 responden dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil penelitian responden dengan tidak ada ansietas sebanyak 1 orang (1,4%), ansietas ringan sebanyak 17 orang (23,3%), ansietas sedang sebanyak 42 orang (57,5%), ansietas berat sebanyak 10 orang (13,7%), ansietas berat sekali sebanyak 3 orang (4,1%).        Kesimpulan penelitian hasil analisis data didapatkan hasil Asymp. Sig. (2-Tailed) p = 0.007, p < 0.05, ada hubungan signifikan antara pemahaman dengan level ansietas pada pasien pasca operasi debridement.

 

Kata Kunci: Edukasi, Penyembuhan Luka, Ansietas, Pasca Operasi Debridement

  1. Afiani, N. et al. (2019) ‘Efektifitas Debridemen Mekanik Pada Luka Bakar Derajat III Terhadap Kecepatan Penyembuhan Luka’, Jkep, 4(2), pp. 93–103. doi: 10.32668/jkep.v4i2.254.
  2. Akbar, R. R. et al. (2022) ‘Edukasi Masyarakat Mengenai Gejala Cemas’, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), pp. 876–881.
  3. Ali, A., Muzakkir, H. and Sudirman (2020) ‘Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Stres Pada Klien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis, 15(2), pp.158162.Availableat:http://jurnal.stikesnh.ac.id/index.php/jikd/article/view/201.
  4. Aminuddin, E. al. (2020) Modul Perawatan luka. 1st edn. EditedbyI.Samsugito.Samarinda: CV.Gunawan Lestari.
  5. Annisa, D. F. (2016) ‘Konsep Kecemasan ( Anxiety ) pada Lanjut Usia ( Lansia )’, Konselor, 5(2), pp. 93–99.
  6. Basiri, R., Spicer, M. and Arjmandi, B. (2019) ‘Nutrition Supplementation and Education May Increase the Healing Rate in Diabetic Patients with Foot Ulcers (P19-005-19)’, Current Developments in Nutrition. American Society for Nutrition., 3, p. nzz049.P19-00519.doi:10.1093/cdn/nzz049.p19-005-19.
  7. Bobbink, P. et al. (2020) ‘Nurse-led patient education for persons suffering from a venous leg ulcer in outpatient’s clinics and homecare settings: A scoping review’, Journal of Tissue Viability. Elsevier Ltd, 29(4), pp. 297–309. doi: 10.1016/j.jtv.2020.08.006.
  8. Chuang, S. T. et al. (2023) ‘Knowledge, attitude, perceived barriers of hard-to-healed wound care and the association with confidence: A cross-sectional study among community nurses’, Journal of Tissue Viability. Elsevier Ltd, 32(4), pp. 487–492. doi: 10.1016/j.jtv.2023.08.003.
  9. Erika Utari dewi (2018) ‘Hubungan Tingkat Kecemasan terhadap Terkendalinya Gula Darah pada Pasien Diabetes melitus di Puskesmas Pakis Surabaya’, Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi, 11(2), pp. 1–7.
  10. Ikram Bauk, dkk (2019) Modul Pelatihan Perawatan Luka. 1st edn. Edited by Widasari Sri Gitarja. Bogor: Yayasan Wocare Indonesia.
  11. Irawan, E., A Fatih, H. and Faishal (2021) ‘Faktor faktor yang mempengaruhi kualitas hidup pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Puskesmas Babakan Sari’, Jurnal Keperawatan BSI, 9(1), pp. 74–81. Available at: http://ejurnal.ars.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/483.
  12. Kielo-Viljamaa, E. et al. (2022) ‘Learning goals and content for wound care education in Finnish nursing education – A Delphi study’, Nurse Education Today. Elsevier Ltd, 110(January), p. 105278. doi: 10.1016/j.nedt.2022.105278.
  13. Lailatul Badriah, Titan Ligita, S. (2023) ‘Pengalaman nyeri saat dilakukan debridement pada penderita dengan luka diabetikum’, Jurnal Gawat Darurat, 5(1), pp. 9–18.
  14. Mawan, I A, Muflihatin, S. K. (2021) ‘Hubungan Kecemasan Dengan Manajemen Diri Pada Penderita Diabetes Mellitus’, Borneo Student Research, 2(2), pp. 738–746.
  15. McCaughan, D. et al. (2018) ‘Patients’ perceptions and experiences of living with a surgical wound healing by secondary intention: A qualitative study’, International Journal of Nursing Studies. Elsevier, 77(1),pp.2938.doi:10.1016/j.ijnurstu.2017.09.015.
  16. Mulyadi, M. K. (2018) ‘Pengaruh Pendidikan Kesehatan Perawatan Luka Akibat Kecelakaan Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Pertolongan Pertama Pada Siswa Kelas X Di Smk Negeri 6 Manado’, e-journal Keperawatan (e-Kp)Jurnal Keperawatan, 6(1), pp. 1–7.
  17. Musdalifah and Nugroho, P. S. (2020) ‘Hubungan Jenis Kelamin dan Tingkat Ekonomi dengan Kejadian Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda Tahun 2019’, Borneo Student Research (BSR), 1(2), pp. 1238–1242.
  18. Ningrum, T. P., Al Fatih, H. and Yuliyanti, N. T. (2021) ‘Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Perawatan Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II’, Jurnal Keperawatan BSI, 9(2), pp. 166–177.
  19. Risqiana, O. (2019) Pengaruh Pendidikan Kesehatan Perawatan Luka Terhadap Kesiapan Pertolongan Pertama Luka Pada Siswa Smp N 1 Dukun Tahun 2019. Magelang.
  20. Wawo, B. A. M., Daulima, N. H. C. andMustikasari(2019)‘PerawatanAnsietaspadaKlien Gangguan FisikMengguanakanPendekatan Model Adaptasi Stres Stuart’, CHM-K Applied Scientific Journal, 2(1), pp. 1–10.
  21. Wen, Y. et al. (2023) ‘The anxiety and depression status and related influencing factors in patients with type 2 diabetes: Why should we care’, Journal of Radiation Research and Applied Sciences. Elsevier B.V., 16(1), p. 100495. doi: 10.1016/j.jrras.2022.100495.
  22. Wibowo H, S. S. J. S. D. S. M. Z. N. K. W. D. L. N. Y. (2022) Perawatan Luka Pada Kulit Kronis. 1st edn. Edited by R. M. S. Oktavianis. Padang Sumatera Barat: PT.Global Eksekutif Teknologi.
  23. Wirentanus, L. (2019) ‘Peran Dan Wewenang Perawat Dalam Menjalankan Tugasnya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan’, Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum, 10(2), pp. 148–164. doi: 10.31764/jmk.v10i2.2013.
  24. Yakub dan Herman (2011) ‘Alternatif Edukasi Perawatan Luka Dengan Madu Melalui Aplikasi Berbasis Android’, Convention Center Di Kota Tegal, 6(80), p. 4.