Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasien Pengguna Skincare yang Mengandung Hidrokuinon di Klinik Sukma

Jasmine Syabania Noviantri, Sukmawati Tansil Tan

Sari


ABSTRACT

 

A person's beauty and health is reflected by the condition of his skin, so it is very important to take care of the skin, especially facial skin. Often a person does facial care independently using skincare products that are sold on the market as a solution to solving problems with his facial skin. Often these products contain hydroquinone. Hydroquinone is an active ingredient in facial whitening which is often found in cosmetic products. Long-term and high-dose hydroquinone use can have a negative effect on the skin. To find out whether the skincare used contains hydroquinone and to find out the relationship between knowledge and attitudes towards the use of skincare containing hydroquinone. Analytical descriptive research with a cross-sectional research design. Sampling method using simple random sampling technique. In this study, there were 100 respondents who met the inclusion criteria and participated in the research until the end. The research was conducted at the Sukma Clinic in the period January - February 2023. The independent variables in this study were knowledge and attitudes and the dependent variable was the use of hydroquinone skincare. Statistical test between variables using Chi-Square. In the statistical test on the knowledge variable, there was no significant relationship between knowledge of skincare containing hydroquinone (p-value = 0.344) and the results of the statistical test on the attitude variable found that there was no significant relationship between attitudes towards skincare containing hydroquinone (p-value = 0.344). there is no significant relationship between knowledge and attitude towards the use of skincare containing hydroquinone in patients at the Sukma Clinic.

 

Keywords: Hydroquinone, Knowledge, Attitude, Skincare

 

 

ABSTRAK

 

Kecantikan dan kesehatan seseorang dicerminkan oleh kondisi kulitnya, sehingga sangat penting untuk melakukan perawatan terhadap kulit terutama kulit wajah. Seringkali seseorang melakukan perawatan wajah secara mandiri menggunakan produk skincare yang dijual di pasaran sebagai solusi untuk menyelesaikan permasalahan pada kulit wajahnya.  Seringkali produk - produk tersebut mengandung hidrokuinon. Hidrokuinon merupakan bahan aktif pemutih wajah yang sering dijumpai pada produk kosmetik. Penggunaan hidrokuinon dosis tinggi dan jangka panjang dapat memberikan efek negatif pada kulit. Untuk mengetahui apakah skincare yang digunakan mengandung hidrokuinon dan mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan skincare yang mengandung hidrokuinon. Penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian adalah cross sectional. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pada penelitian ini terdapat 100 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan mengikuti penelitian hingga akhir. Penelitian dilakukan di Klinik Sukma pada periode bulan Januari – Februari 2023. Variabel bebas pada penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap dan variabel terikatnya adalah penggunaan skincare hidrokuinon. Uji statistik antar variabel menggunakan Chi-Square. Pada uji statistik variabel pengetahuan didapatkan hubungan tidak bermakna antara pengetahuan terhadap skincare yang mengandung hidrokuinon (p-value = 0,344) dan hasil uji statistik variabel sikap didapatkan hubungan tidak bermakna antara sikap terhadap skincare yang mengandung hidrokuinon (p-value = 0,344). tidak terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan skincare yang mengandung hidrokuinon pada pasien di Klinik Sukma.

 

Kata Kunci: Hidrokuinon, Pengetahuan, Sikap, Skincare


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Alya Pd. 2018. Perancangan Informasi Perawatan Kulit Wajah Dengan Rempah- Rempah Melalui Media Buku Ilustrasi [Skripsi]. Bandung: Universitas Komputer Indonesia.

Amalia, R., Darmayani, S., & Fauzi, A. Z. (2022). Identifikasi Kandungan Hidroquinon Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis Pada Krim Pemutih Yang Diperjual-Belikan Di Pasar Anduonohu Kota Kendari (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Kendari).

Andriana R. 2014. Minat Konsumen Terhadap Perawatan Kulit Wajah Dengan Metode Mikrodermabrasi Di Viota Skin Care Kota Malang. E-Journal. [Diakses 2020 Juli 19] ; 3(1):200-208.

Arifiyana, D., Harjanti, H., Sri, Y., Ebtavanny, E., & Gusti, T. (2019). Analisis Kuantitatif Hidrokuinon Pada Produk Kosmetik Krim Pemutih Yang Beredar Di Wilayah Surabaya Pusat Dan Surabaya Utara Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Akta Kimia Indonesia, 4(2), 107.

Badan Pengawas Obat Dan Makanan Ri. (2011). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor Hk.03.1.23.08.11.07517 Tahun 2011 Tentang Persyaratan Teknis Bahan Kosmetika. Jakarta : Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia.

Badan Pengawas Obat Dan Makanan Ri. (2018). Temuan Kosmetik Ilegal Dan Mengandung Bahan Dilarang/Bahan Berbahaya Serta Obat Tradisional Ilegal Dan Mengandung Bahan Kimia Obat. Jakarta : Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia.

Fauzia, A. Z. N. And Sosianika, A., 2021, Analisis Pengaruh Brand Image, Perceived Quality, Dan Country Of Origin Terhadap Minat Beli Produk Skincare Luar Negeri, Prosiding Industrial Research Workshop And National Seminar. 12. 1068–1072.

Fitriandini, Yulianis, Lukky Jayadi, Politeknik Kesehatan, And Kementerian Kesehatan. 2021. Analisis Kandungan Hydroquinone Pada Krim Pemutih Herbal Yang Diperjualbelikan Di Pasar Besar Kepanjen Kabupaten Malang. Health Care Media 5(16): 54–60.

Gad Sc, Pham T. Hydroquinone. Encycl Toxicol Third Ed [Internet]. 2022 Aug 25 [Cited 2022 Nov 20];979–81. Available From:Https://Www.Ncbi.Nlm.Nih.Gov/Books/Nbk539693/

Indriaty, S., Hidayati, N. R., & Bachtiar, A. (2018). Bahaya Kosmetika Pemutih Yang Mengandung Merkuri Dan Hidroquinon Serta Pelatihan Pengecekan Registrasi Kosmetika Di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon. Jurnal Surya Masyarakat. 1(1). 8-11.

Munawwaroh, S, And A Resti Erwiyani. 2021. Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Di Desa Pagatan Besar Terhadap Penggunaan Krim Pemutih Wajah Yang Berbahaya. Http://Repository2.Unw.Ac.Id/1777/

Rahmawaty, A. (2020). Skincare Role That Can Treat Or Damage Skin Barrier. Berkala Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia, 7(1), 005-010. Https://Doi.Org/10.48177/Bimfi.V7i1.32

Rai, P., Poudyl, A. P., & Das, S. (2019). Pharmaceutical Creams And Their Use In Wound Healing: A Review. Journal Of Drug Delivery And Therapeutics. 9(3). 907–912.

Ryanda, Aulia, Ismail Ibrahim, And Ida Adhayanti. 2022. Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Remaja Sman 1 Sidrap Terhadap Pemilihan Dan Penggunaan Kosmetik Krim Pemutih Wajah. Jurnal Buana Farma 2(4): 38–44.

Salim, (2022). Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Bahaya Hidrokuinon Pada Krim Pemutih Wajah Di Smas Sukma Bangsa Pidie. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 9(2), 837–843.

Sofen, B., Prado, G., & Emer, J. (2016). Melasma And Post InflammatoryHyperpigmentation: Management Update And Expert Opinion. Skin Therapy Lett. 21(1). P. 1-7.

Siregar, E. R. D. (2020). Studi Literatur Analisis Hidrokuinon Pada Krim Pemutih Wajah Yang Dijual Di Pasaran Dan Krim Pemutih Dari Dokter.

Sugiarti I. 2017. Aplikasi Perawatan Wajah Berdasarkan Jenis Kulit Wajah. Simki- Techsain. [Diakses 2021 Jan 3]; 1(12):1-10. Http://Simki.Unpkediri.Ac.Id/Detail/12.1.03.03.0241.

Tan, S. T., Singgih, R., & Wu, V. (2020). Prevalensi Okronosis Eksogen Akibat Penggunaan Krim Pemutih Yang Mengandung Hidrokuinon Periode Januari 2014 – Januari 2019. Jurnal Kesehatan Andalas. 9(2). 162-167.

Thaib, C. M., & Sianipar, A. Y. (2020). Bahaya Merkuri Pada Krim Pemutih Wajah Di Kelurahan Tanjung Gusta Medan. Jurnal Abdimas Mutiara, 1(2), 102–106.




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i12.12542

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Creative Commons License

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License