Hubungan Faktor Maternal dengan Status Gizi Anak Usia 6-23 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar

Nora Usrina -  Poltekkes Kemenkes Aceh, Indonesia
Nanda Norisa* -  Poltekkes Kemenkes Aceh, Indonesia
Evi Zahara -  Poltekkes Kemenkes Aceh, Indonesia
Putri Raisah -  Universitas Abulyatama, Indonesia

ABSTRACT

 

Cases of malnutrition are currently still a serious problem in Indonesia, where they often occur in children under five years of age. If malnutrition is not addressed, it will have negative impacts on children under five. The impacts that occur include death and chronic infections. The nutritional status of children under five is influenced by socio-economic conditions, including maternal education, maternal occupation, number of children, knowledge and overall economic conditions of parents. To determine the relationship between maternal factors and the nutritional status of children aged 6-23 months in the working area of the Want Jaya Community Health Center, Aceh Besar Regency. This research uses a quantitative type of research with a cross sectional approach. The subjects in this research were mothers who had toddlers aged 6-23 months who were in the working area of the Want Jaya Community Health Center, Aceh Besar Regency. This research will be carried out for 6 months starting in April - September 2023. The research location will be carried out in the working area of the Want Jaya Community Health Center, Aceh Besar Regency. The instrument used in this research was a questionnaire, each variable containing 15 - 25 statement items. Data were analyzed using the chi-square test with a p value ≥ 0.05. There is a significant relationship between the mother's education level and the nutritional status of children aged 6-23 months (p<0.05). There is no significant relationship between monthly family income, mother's employment, mother's knowledge of parenting styles, and number of children in the family with the nutritional status of children aged 6-23 months (p>0.05). There is a relationship between maternal education level and the nutritional status of children aged 6-23 months. There is no relationship between monthly family income, mother's employment, mother's knowledge of parenting styles, and number of children in the family with the nutritional status of children aged 6-23 months.

 

Keywords: Maternal Factors, Malnutrition, Toddlers

 

 

ABSTRAK

 

Kasus gizi buruk saat ini masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dimana seringkali terjadi pada kelompok anak usia di bawah lima tahun. Kejadian gizi buruk apabila tidak diatasi akan menyebabkan dampak yang buruk bagi balita. Dampak yang terjadi antara lain kematian dan infeksi kronis. Status gizi anak balita salah satunya dipengaruhi oleh faktor kondisi sosial ekonomi, antara lain pendidikan ibu, pekerjaan ibu, jumlah anak, pengetahuan serta kondisi ekonomi orang tua secara keseluruhan. Untuk mengetahui hubungan faktor maternal dengan status gizi anak usia 6-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai balita berusia 6-23 bulan yang berada di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini akan dilaksanakan selama 6 bulan dimulai pada bulan April - September 2023. Lokasi penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah satu buah kuisioner, masing-masing variabel berisi 15 – 25 item pernyataan. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan nilai p ≥ 0.05. Ada hubungan secara signifikan antara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi anak usia 6-23 bulan (p<0.05). Tidak ada hubungan secara signifikan antara pendapatan keluarga per bulan, pekerjaan ibu, pengetahuan pola asuh ibu, dan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi anak usia 6-23 bulan (p>0.05). Ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan status gizi anak usia 6-23 bulan. Tidak ada hubungan antara pendapatan keluarga per bulan, pekerjaan ibu, pengetahuan pola asuh ibu, dan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi anak usia 6-23 bulan.

 

Kata Kunci: Faktor Maternal, Gizi Buruk, Balita

  1. Amaha ND, Woldeamanuel BT. (2021). Maternal factors associated with moderate and severe stunting in Ethiopian children: analysis of some environmental factors based on 2016 demographic health survey. Nutr J. 20(1):1–9.
  2. Afifah L. (2019). Hubungan Pendapatan, Tingkat Asupan Energi dan Karbohidrat dengan Status Gizi Balita Usia 2-5 Tahun di Daerah Kantong Kemiskinan. Amerta Nutr. 3(3):183–8.
  3. Beal T, Tumilowicz A, Sutrisna A, Izwardy D, Neufeld LM. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Matern Child Nutr. 14(4):e12617.
  4. Development Initiatives. (2018). Global Nutrition Report: Shining a light to spur action on nutrition.
  5. Development Initiatives. (2021). Global Nutrition Report: The state of global nutrition. Bristol, UK Dev Initiat.
  6. Dessie ZB, Fentie M, Abebe Z, Ayele TA, Muchie KF. (2019). Maternal characteristics and nutritional status among 6–59 months of children in Ethiopia: further analysis of demographic and health survey. BMC Pediatr. 19(1):1–10.
  7. Headey D, Heidkamp R, Osendarp S, Ruel M, Scott N, Black R. (2020). Impacts of COVID-19 on childhood malnutrition and nutrition-related mortality. Lancet, 396(10250):519–21.
  8. Hartono AS, Zulfianto NA, Rachmat. (2017). Survelans Gizi. Jakarta.
  9. Kemenkes RI. (2015). Buku saku pemantauan status gizi dan indikator kinerja gizi tahun 2015. Jakarta Dirjen Kesehat Masy Direktorat Gizi Masy. 2016;
  10. Marmi. (2015). Gizi dalam kesehatan reproduksi. 2013th ed. eleban Timur UHIII/548 Yogyakarta 55167; 2013. 450 p.
  11. Mishu AA, Chowdhury S, Bipasha MS, Raisa TS, Zayed NM. (2020). Maternal nutritional status as determinants of child malnutrition under age 5 in Bangladesh: A Multivariate Approach. Int J Manag, 11(8).
  12. Munawaroh, Siti. (2015). Pola Asuh Mempengaruhi Status Gizi Balita.Jurnal Keperawatan. 77 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
  13. Mahgoub, S.E.O,.Nnyepi, M & Bandeke, T. (2016) .Factors Affecting Prevalence Of Malnutrition Among Children Under Three Years of Age in Botswana.African Journal of Food Agriculture Nutrition and Development, (6)1
  14. Maravilla JC, Betts K, Adair L, Alati R. Stunting of children under two from repeated pregnancy among young mothers. Sci Rep. 2020;10(1):1–9.
  15. Niga DM, Purnomo W. (2016). Hubungan Antara Praktik Pemberian Makan,Perawatan Kesehatan, Dan Kebersihan Anak Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 1-2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Oebobo Kota Kupang. Jurnal Wiyata, 3(2)
  16. Ni'mah K, Nadhiroh SR. (2015). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting balita. Media Gizi Indonesia. 2015;Vol. 10, No. 1 Januari–Juni
  17. Nursalam. (2018). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
  18. Nurul PR & Yulia. (2018). Hubungan Pola Asuh Terhadap Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Tahun 2018.Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alifah Padang Indonesia.
  19. Ngoma DN, Adu AA, Dodo DO. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Gizi Kurang pada Balita di Kelurahan Oesapa Kota Kupang. Media Kesehat Masy. 2019;1(2):76–84.
  20. Osendarp S, Akuoku JK, Black RE, Headey D, Ruel M, Scott N, et al. The COVID-19 crisis will exacerbate maternal and child undernutrition and child mortality in low-and middle-income countries. Nat Food. 2021;2(7):476–84.
  21. Prihastita Rizyana, Nurul & Yulia.(2018). Hubungan Pola Asuh Terhadap Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Ilmu Kesehatan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alifah Padang Indonesia.
  22. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. Jakarta.
  23. Rahayu AW. (2019). Maternal Factors and Their Effects on Stunting in Indonesia. In: 2nd International Conference on Strategic and Global Studies (ICSGS 2018). Atlantis Press; 131–9.
  24. Sulfianti S, Sutrio S, Novela V, Saragih E, Junita D, Sari CR. (2021). Penentuan Status Gizi [Internet]. Sumatera Utara: Yayasan Kita Menulis.
  25. Suparisa IDN. (2012). Penilaian Status Gizi. Jakarta: Buku Kedokteran EGC
  26. UNICEF. (2020). COVID-19 dan Anak-Anak di Indonesia Agenda Tindakan untuk Mengatasi Tantangan Sosial Ekonomi. United Nations Child Fund [Internet]. Available from: www.unicef.org
  27. Unicef. (2017). Laporan Baseline SDG tentang anak-anak di Indonesia. Kementeri Perenc Pembang Nas Dan United Nations Child Fund, 1–105.
  28. WHO. (2014). Childhood stunting: challenges and opportunities: report of a webcast colloquium on the operational issues around setting and implementing national stunting reduction agendas, 14 October 2013-WHO Geneva. World Health Organization.
  29. Yuliana W, ST S, Keb M, Hakim BN. (2019). Darurat stunting dengan melibatkan keluarga. Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia