Analisis Autentifikasi Dokumen Rekam Medis di RSU Tere Margareth

Hana Dhini Julia Pohan* -  Institut Kesehatan Helvetia, Indonesia
Sri Agustina Meliala -  Institut Kesehatan Helvetia, Indonesia
Muhammad Adiul Ilham -  Institut Kesehatan Helvetia, Indonesia

ABSTRACT

 

Medical record is a form of health service documentation. Qualified medical records contain complete data, thus it can be processed into information. Authentication of medical record documents includes a clear name, signature, seal/stamp and initials recorded in the medical record or a code of individual for computerization. This research was conducted to realize the authentication of medical record documents at Tere Margareth General Hospital in 2023. This research was a quantitative research with a cross sectional approach. This research was an analytic form of research using primary data and secondary data with a total sample of 67 respondents selected through a random sampling technique. The results showed that health workers with a good knowledge in the authentication of medical record documents were 35 respondents (52.2%), while 32 respondents (47.8%) had a poor knowledge with p = 0.002 < α = 0.05. The attitudes of health workers towards the authentication of medical record documents were good for 28 respondents (41.8%) and unfavourable for 39 respondents (58.2%) with a value of p = 0.000 < α = 0.05. The actions of health workers towards the authentication of medical record documents were good by 31 respondents (46.3%) and unfavourable by 36 respondents (53.7%) with p = 0.003 < α = 0.05. The conclusion of this research is that knowledge, attitudes and actions are influential in completing the data for the authentication of medical record document. Hence, there are still many incomplete data of medical record authentication at Tere Margareth General Hospital.

 

Keywords: Authentication, Medical Record

 

 

ABSTRAK

 

Rekam medis sebagai bentuk dari pendokumentasian layanan kesehatan. Rekam  medis  yang  berkualitas berisi  data  secara  lengkap, sehingga dapat diolah menjadi sebuah informasi. Autentifikasi dokumen rekam medis berupa nama terang, tanda tangan, cap/stempel dan inisial yang dicatat dalam rekam medis atau kode seseorang untuk komputerisasi. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui autentifikasi dokumen rekam medis di RSU Tere Margareth Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan data primer dan data sekunder dengan total sampel 67 responden menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan Pengetahuan tenaga kesehatan terhadap autentifikasi dokumen rekam medis dari pengetahuan baik sebanyak 35 responden (52,2%) dan pengetahuan kurang baik sebanyak 32 responden (47,8%) dengan nilai p = 0,002 < α = 0,05. Sikap tenaga kesehatan terhadap autentifikasi dokumen rekam medis sikap baik sebanyak 28 responden (41,8%) dan sikap kurang baik sebanyak 39 responden (58,2%) dengan nilai p = 0,000 < α = 0,05. Tindakan tenaga kesehatan terhadap autentifikasi dokumen rekam medis tindakan baik sebanyak 31 responden (46,3%) dan tindakan kurang baik sebanyak 36 responden (53,7%) dengan nilai p = 0,003 < α = 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini pengetahuan, sikap dan tindakan berpengaruh  dalam melakukan pengisian kelengkapan data autentifikasi dokumen rekam medis sehingga masih banyaknya data autentifikasi rekam medis yang belum lengkap di RSU Tere Margareth.

 

Kata Kunci: Autentifikasi, Rekam Medis

  1. Faida, E. W., & Muhadi. (2019). Dasar Organisasi Dan Manajemen Unit Kerja Rekam Medis. Sidoarjo: Indomedia Pustaka.
  2. Febrianti, L. N., & Sugiarti, I. (2019). Kelengkapan Pengisian Formulir Laporan Operasi Kasus Bedah Obgyn. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, Https://Www.Ojs2.Aptirmik.Or.Id/Index.Php/Jmiki/Article/View/1.
  3. Gunawan, Y. E., & Dewi, S. R. (2018). Health Behavior Of Essential Hypertension Patients In Public Health Center In Waingapu. Jurnal Kesehatan Primer, 1-7.
  4. Irwan. (2017). Etika Dan Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: Absolute Media.
  5. Kemenkes. (2022). Retrieved Mei 2023, From Https://Jdihn.Go.Id/Files/4/2004uu029.Pdf
  6. Kemenkes. (2022). Permenkes Rekam Medis. Retrieved From Https://Rskgm.Ui.Ac.Id/Wp-Content/Uploads/2021/03/220.-Pmk2692008.Pdf
  7. Kencana, G., Rumengan, G., & Hutapea, F. (2019). Analisa Kepatuhan Pengisian Berkas Rekam Medis Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X’. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan Rs Dr. Soetomo, 27-37.
  8. Kumalasari, R. R., Dharmawan, Y., & Winarni, S. (2018). Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Usia Dokter Terhadap Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pada Pasien Bpjs Di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 125-131.
  9. Lestari, D. F., & Muflihatin, I. (2020). Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap Di Puskesmas Kotaanyar. Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 134-124.
  10. Mangentang, F. R. (2015). Kelengkapan Resume Medis Dan Kesesuaian Penulisan Diagnosis Berdasarkan Icd-10 Sebelum Dan Sesudah Jkn Di Rsu Bahteramas. Jurnal Arsi, 159-168.
  11. Marsum, Garmelia, E., Susanto, E., & Nugroho, R. F. (2018). Analisis Kuantitatif Kelengkapan Pengisian Formulir Persetujuan Tindakan Kedokteran Kasus Bedah. Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan, 159-168.
  12. Muhammad, I. (2015). Panduan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Bidang Kesehatan Menggunakan Metode Ilmiah. Bandung: Citapustaka Media Perintis.
  13. Muhammad, I. (2016). Pemanfaatan Spss Dalam Bidang Kesehatan & Umum. Bandung: Citapustaka Media Perintis.
  14. Nisa, S. R., Wulandari, I., & Pramono, A. (2021). Analisis Kuantitatif Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Gondanglegi. Jurnal Kesehatan Health Care Media, 88-95.
  15. Nuer, N. (2020). Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Dari Aspek Analisis Kuantitatif Di Rumah Sakit’. Stikes Panakkukang.
  16. Pujilestari, I., & Rohaeni, N. (2019). Tinjauan Ketidaklengkapan Pengisian Autentifikasi Dokter Pada Formulir Ringkasan Pasien Pulang Di Instalasi Rekam Medis Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Umum Pindad Bandung. Jurnal Tedc, 1-6.
  17. Rachmawati, W. C. (2019). Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Malang: Wineka Media.
  18. S, R. I. (2019). Rekam Medis. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
  19. Safitri, A. R., Dewi, D. R., Yulia, N., & Rumana, N. A. (2022). Tinjauan Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit As-Syifa Bengkulu Selatan. Indonesian Journal Of Health Information Management (Ijhim), 1-6.
  20. Sampurna, B., & Hatta, G. R. (2013). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan Di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia (Ui-Press).
  21. Swari, S. J., Alfiansyah, G., Wijayanti, R. A., & Kurniawati, R. D. (2019). Analisis Kelengkapan Pengisian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap Rsup Dr. Kariadi Semarang. Arteri Jurnal Ilmu Kesehatan, 50-56.
  22. Widiarta, M. G., Hardy, I. D., & Sari, N. Y. (2022). Analisis Kelengkapan Berkas Rekam Medis Di Puskesmas Kuta Utara. Archive Community Health (Arc.Com. Health), 480-489.
  23. Wirajaya, M. K., & Dewi, N. M. (2019). Analisis Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Dharma Kerti Tabanan. Jurnal Arsi (Administrasi Rumah Sakit Indonesia), 11-20.