Analisis Morfologi Mycobacterium Leprae dan Pendekatan Daya Kasih Kristus pada Penderita Morbus Hansen di Panti Rehabilitasi Kusta Gemakasih Galang Desa Jaharun

Seri Rayani Bangun* -  STIKes Santa Elisabeth Medan, Indonesia
Putri Bonita Appriyanti Hutabarat -  , Indonesia
David Sumanto Napitupulu -  , Indonesia
Pomarida Simbolon -  , Indonesia

ABSTRACT

 

Morbus hansen is an infectious disease that attacks the skin, mucous membranes, respiratory tract and is caused by the acid-fast bacterium Mycobacterium leprae. The Christ's Power of Love approach is everyone's ability to radiate Love in everyday life, especially for lepers. To analyze the morphology of Mycobacterium leprae and the Christ's love approach to Morbus hansen sufferers at the Gema Kasih Galang leprosy rehabilitation center. The research design is descriptive with a cross sectional approach. The research was conducted in April-May with a total sample of 19 with total sampling technique. Data analysis used Univariate analysis. The results of the study found that 9 positive samples (47.4%) contained Mycobacterium leprae with bacilli-shaped morphology, were gram positive and had a bacterial index +1 in 5 samples (26.3%), a bacterial index +3 in 4 samples (21.1%). %). Meanwhile, for the other 10 samples (52.6%), Mycobacterium leprae was not found. The Christ's Compassion Approach felt by 19 respondents at the Gema Kasih Galang Leprosy Rehabilitation Center was in the good category. The morphology of Mycobacterium leprae in Morbus hansen sufferers is in the form of bacilli, is gram positive and has a bacterial index of 0, +1 and +3. And Morbus hansen sufferers have felt the power of Christ's love in everyday life.

 

Keywords: Mycobacterium Leprae, Morbus Hansen, DKK

 

 

ABSTRAK

 

Morbus hansen merupakan penyakit menular yang  menyerang kulit, selaput lendir, saluran pernafasan dan disebabkan oleh bakteri tahan asam Mycobacterium leprae.  Pendekatan Daya Kasih Kristus merupakan kemampuan setiap orang untuk memancarkan Kasih dalam kehidupan sehari-hari khususnya bagi penderita kusta. Untuk menganalisis morfologi dari Mycobacterium leprae dan pendekatan daya kasih Kristus pada penderita  Morbus hansen di Panti Rehabilitasi kusta Gema Kasih Galang.  Rancangan  penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan April- Mei dengan jumlah sampel 19 dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa data yang digunakan analisa Univariat. Hasil penelitian ditemukan 9 sampel positif (47,4%) terdapat Mycobacterium leprae dengan morfologi berbentuk basil, bersifat gram positif dan memiliki indeks bakteri+1 sebanyak 5 sampel (26,3%), indeks bakteri +3 sebanyak 4 sampel (21,1%). Sedangkan 10 sampel lain nya (52,6%), tidak ditemukan adanya Mycobacterium leprae. Pendekatan Daya Kasih kristus yang dirasakan 19 responden di Panti Rehabilitasi kusta Gema Kasih Galang berada dalam kategori baik. Morfologi dari Mycobacterium leprae pada penderita Morbus hansen berbentuk basil, bersifat gram positif dan memiliki indeks bakteri 0, +1 dan +3 Serta penderita Morbus hansen sudah merasakan daya kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kata Kunci: Mycobacterium Leprae, Morbus Hansen, DKK.  

  1. Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. wayan, Wiwik Oktaviani, N. putu, Munthe, S. asnawati, Hulu, V. T., Budiastutik, I., Faridi, A., Ramdany, R., & Fitriani, R. J. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan (R. Watrianthos & J. Simamata (eds.)). Yayasan Kita Menulis.
  2. Andartiwi, D. P. (2018). Hubungan Mobilisasi Dini dengan Proses Penyembuhan Luka Fase proliferasi Pasien Post ORIF di RSUD Dr. Haryoto Lumajang. 41, 41–55.
  3. Ayunita, D., Nurmala, N., & Diponegoro, U. (2018). Modul Uji Validitas dan Reliabilitas. ctober.
  4. Bangun, S. R. (2019). Pengaruh Pemberian Daun Tetanus (Leea aequata L) terhadap Perbaikan Luka pada Penderita Kusta di Desa Galang Tahun 2019. https://aiptlmi-iasmlt.id/download/prosiding-rapat-kerja-nasional-v-aiptlmi-2019.html
  5. Darmanah, G. (2019). Metodologi Penelitian (Issue September). CV.HIRA TECH.
  6. Darmawan, H., & Rusmawardiana, R. (2020). Sumber dan cara penularan Mycobacterium leprae. Tarumanagara Medical Journal, 2(1), 186–197. https://doi.org/10.24912/tmj.v2i2.7860
  7. Ginting, A., Simanullang, M. S. D., & ... (2021). Pendampingan Pada Penderita Kusta Dalam Perawatan Luka Mandiri Di Pusat Rehabilitasi Kusta Gema Kasih Galang. Jurnal …, 7–12. http://ejournal.stikeselisabethmedan.ac.id:85/index.php/JUPKes/article/view/373%0Ahttp://ejournal.stikeselisabethmedan.ac.id:85/index.php/JUPKes/article/download/373/262
  8. Guinto, R. S., Abalos, R. M., Cellona, R. V, & Fajardo, T. T. (2013). ATLAS KUSTA (Ke V). Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  9. Haryani, W., & Setyobroto, I. (2022). Etika penelitian (T. Purnama (ed.); pertama). Jurusan Kesehatan Gigi Poltekes Jakarta.
  10. Hernani, Hartati Florida, Dekker jolande, Miras Liesbeth, Pramudho Kodrat, Ismoyowati, Tangan Lukman, Yanggo Huzaemah T., A. Ha. (2017). Panduan Penyuluhan Pengendalian Penyakit Kusta dan Frambusia Menurut Agama Islam. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, 20.
  11. Indrayani, Y., Susanti, M., Pangribowo, S., & Harpini, A. (2021). Profil Kesehatan Indonesia. In B. Hardhana, F. Sibuea, & W. Widiantini (Eds.), Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Vol. 48, Issue 1). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/10.1524/itit.2006.48.1.6
  12. Ludovika, S. ., Yulisa, S. M., Sianturi, S. A., Lingga, S. X., Keraf, S. A., & Carolisa, S. M. (2018). Mengenal Spiritualitas Penghayat PRCA (A. E. Kristiyanto (ed.); 1st ed.). PT. Kanisius.
  13. Mutmainna, M., Mursalim, M., Nasir, M., & Hadijah, S. (2020). Deteksi Dini Mycobacterium Leprae Pada Kontak Serumah Penderita Penyakit Kusta Pasca Menjalani Pengobatan. Jurnal Media Analis Kesehatan, 11(2), 112.https://doi.org/10.32382/mak.v11i2.1786
  14. Neglected Tropical Diseases World Health Organization. (2022). Global leprosy (Hansen disease) update, 2021: moving towards interruption of transmission. J Eur Acad Dermatol Venereol, 2021, 429–450.
  15. Notoatmodjo. (2020). Metodologi Penelitian. Poltekkesbandung.Ac.Id, 39–53.
  16. Novita, A. I. (2019). Penanganan Pasien Kusta. In Unit Rehabilitasi Kusta RSUD Kelet (Vol. 53, Issue 9). Unit Rehabilitasi Kusta RSUD Kelet.
  17. Rahmawati, A., & Karmila, I. D. (2020). Morbus hansen tipe borderline lepromatous pada anak. Medicina, 51(2), 96. https://doi.org/10.15562/medicina.v51i2.812
  18. Rayani, S., Br karo, M., Inel, B., SIburian, A., Manurung, F., & Sihotang, L. (2021). Perawatan Luka Kusta dengan Daun tetanus. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 4, 1103–1108.
  19. Ridwan, & Bangsawan, I. (2021). Konsep Metodologi Penelitian Bagi Pemula (Anhar (Ed.); pertama). Anugerah Pratama Press.
  20. Setiyanti, M., Jamilatun, M., & Kurniati, N. (2022). Mukosa Hidung Penderita Kusta di Rumah Sakit Sitanala Kota Tangerang. Medikes (Media Informasi Kesehatan), 9, 101–108.
  21. Setiyo, C., & Rohmah, J. (2020). Buku Ajar Mata Kuliah Bakteriologi Dasar. In M. Mushlih (Ed.), Buku Ajar Mata Kuliah Bakteriologi Dasar. UMSIDA Press. https://doi.org/10.21070/2020/978-623-6833-66-7
  22. Simbolon, S. M. W. (2015). Konstitusi. Kongregasi Fransiskanes Santa Elisabeth (FSE).
  23. Siswanto, Asrianti, T., & Mulyana, D. (2020). Neglected Tropical Disease Kusta (Epidemiologi Aplikatif). Mulawarman University PRESS, 1–65.
  24. Siswanto, E. (2017). Komparasi Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Dan Ekspositori Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas 5 Di Mi Se Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. 63–95.
  25. Sukendra, K. I. K. S. A. (2020). Instrumen Penelitian (T. Fiktorius (Ed.); p. 2). Mahameru Press.
  26. Yusuf, Z., Paramata, N., Dulahu, W., MursyidaH, A., Soeli, Y., & Pomalango, Z. (2018). Kupas Tuntas Penyakit Kusta. In M. Mirnawati (Ed.), American Journal of Clinical Dermatology (1st ed., Vol. 18, Issue 6). Ideas Publishing. https://doi.org/10.1007/s40257-017-0298-5